Bibliografi : hlm. 181 - 184 Ilmu pengetahuan telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan menghasilkan dampak positif bagi kemajuan, kemudahan, dan kesejahteraan umat manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan itu tidak terlepas dari aspek epistemologis. Di samping aspek ontologis dan aksiologis. Pada aspek epistemologi terjadi proses pengembangan ilmu pengetahuan karena epistemologi mene…
Bibliografi: Hal. 224 - 230 Negara sebagai institusi resmi memberikan hambatan yang cukup serius terhadap praktik nikah beda agama. Di dalam Undang-Undang tentang perkawinan, negara telah memberikan "fatwa" bahwa perkawinan antar-agama dilarang dilakukan di negara Indonesia ini. Padahal negara Indonesia penuh ditumbuhi berbagai macam agama dan di dalam persoalan agama seperti nikah beda agam…
Fikih Sport, bagaimanapun, bukan sekadar buku yang menyajikan wacana atau perspektif Islam seputar olahraga. Namun lebih prinsip daripada itu, ia justru membicarakan ragam olahraga dalam Islam, yang didapati presedennya dari tradisi Islam awal. Selain itu, tentu saja, di sini penulis juga menguraikan etika Qlahraga dalam Islam secara elegan, sekaligus memberi tahu kita akan apresiasi Islam y…
Semua orang yang akan dan telah berkeluarga pasti bercita-cita untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, keluarga yang dibalut mawaddah warahmah. Darinya akan lahir generasi penerus yang shalih dan shalihah, sehingga keluarga tersebut berperan sebagai batu pertama untuk membangun sebuah masyarakat. Keluarga sakinah akan terwujud manakala semua komponen yang ada di dalamnya memerankan fungsiny…
Buku ini memberi wawasan luas kepada para pembaca tentang proses dialektika pemikiran dari manusia - manusia pemikir yang tidak kenal lelah dalam pencarian Kebenaran dan Hakikat kehidupan, tentang tema - tema besar kemanusiaan, ruh, emosi, akal, libido, ego, malaikat, nabi, dan Tuhan, yang menjadi kajian ilmu - ilmu agama (teologi), filsafat, psikologi dan spiritual. Tak dapat disangkal bahwa b…
Diterjemahkan dari buku: :Ar-Ri'ayah li Huquqillah Salah satu karakteristik tasawuf al-Muhāsibi adalah menggabungkan sikap kehati-hatian agar tidak terjatuh ke dalam dosa atau kemaksiatan (wara) dan pelaksanaan berbagai kewajiban agama yang bersifat ritual maupun sosial. Singkat kata, tasawuf al-Muhāsibi memadukan syariat dan hakikat, aspek lahiriah dan aspek batiniah. Sekalipun demikian, …