Terkadang, ada rasa untuk mengakhiri semua penderitaan, mengambil keputusan sekali dalam seumur hidup untuk mengakhiri semuanya. Namun, bukankah hidup juga harus dipenuhi harapan, perjuangan bahkan meski sekedar doa? Ketika cahaya mulai terlihat, maka badal gelap kembali datang seakan tak pernah ada hentinya. Mungkinkah jalan satu-satunya adalah pergi? Pergi selamanya dari dunia ini, atau mengu…
Buku ini ditujukan untuk para mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab dan Pendidikan Bahasa Arab, dalam mata kuliah Ilmu al-Lughah (Linguistik). Kajian buku ini adalah memotret bahasa Arab melalui kaca mata linguistik umum. Mengkomparatifkan teori-teori linguistik umum dengan bahasa Arab, khususnya antara bahasa Indonesia dengan bahasa Arab. Tujuannya adalah agar pembaca dapat melihat lebih ja…
“Menceritakan kisah Rasulullah saw. tidak hanya perlu pengetahuan, tapi lebih dari itu; perlu rasa rindu yang menusuk sehingga setiap kata, narasi, dan metafora yang dipilih untuk mengisahkannya, masuk ke sanubari pembaca. Penulis buku ini memiliki kapasitas itu semua.” –Tasaro GK, Penulis Tetralogi Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan Nabi Muhammad adalah manusia paling berpengaruh dan…
Allah mempunyai asmaa - ul husna maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkan orang-orang yang menyinggung dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Perkembangan zaman saat ini, banyak orang-orang yang mengaku beriman tetapi ternyata mereka telah banyak melupakan cinta Allah kepada…
asawuf bagi orang Jawa memberi kesadaran bahwa manusia dan alam semesta merupakan kesatuan dengan hakikat Ilahi, dan dalam kesadaran mistik tidak ada sesuatu pun kecuali Tuhan. Kesempurnaan hidup, mati sajroning ngaurip, bisa dicapai dengan menghindari nafsu amarah, Jawamanah, sufiah dan memupuk nafsu mutmainah. tingkat-tingkat peribadatan hendaknya dilakukan secara selaras. Tipologi manusia id…
Ciri dan tanda orang saleh adalah mereka punya hati dan merasa tidak punya apa-apa. Pangkat dan kemuliaan itu semua hanya milik Allah, sedangkan orang gila terhadap dunia akan merasa bahwa pangkat kepunyaannya, kemuliaan kepunyaannya, seakan-akan karena kerasnya sendiri ia mendapatkannya. Itulah ciri tanda orang yang bodoh waalupun dia kaya dan berpangkat di dunia.
Kita mempunyai kendali penuh untuk membuat semenyebalkan apa hidup ini, atau semenyenangkan apa pun menjadi sebagaimana yang terlihat di mata kita. Kita pula yang menentukan seperti apa kita terbangun keesokan harinya, terasa bersemangat atau justru capek melihat kenyataan. Waktu terasa lebih melelahkan saat sering kita gunakan untuk menyesali keputusan yang terasa tidak menguntungkan, walaupun…