Bibliografi: hlm 271-279
Bibliografi: hlm. 249 - 252 Secara terminologis, para ulama, baik muhaditsin, fuqaha, ataupun ulama ushul, merumuskan pengertian hadis secara berbeda-beda. Perbedaan pandangan tersebut lebih disebabkan oleh terbatas dan luasnya objek tinjauan masing-masing, yang tentu saja mengandung kecenderungan pada amait ilmu di dalamnya. Perbedaan pandangan tersebut kemudian melahirkan dua macam peng…
Hadis bukanlah teks sucl sebagalmana Al-Quran. Namun, hadis selalu menjadi rujukan kedua setelah Al-Quran dan menempati posisi yang sangat penting dalam kajlan kelslaman. Mengingat penulisan hadis dilakukan ratusan tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat, maka banyak terjadi silang pendapat terhadap keabsahan sebuah hadis. Adanya hadis-hadis palsu (moudha), mendorong diadakannya kondifikasi atau …
Studi 'Ulumul Hadis merupakan kajian yang membahas kaidah, metode, dan prinsip dalam memahami, menilai, serta mengklasifikasikan hadis sebagai sumber ajaran Islam. Pendekatan historis menelaah perkembangan periwayatan dan kodifikasi hadis, pendekatan sosiologis mengkaji pengaruh kondisi sosial dan budaya terhadap transmisi serta pemahaman hadis, sedangkan pendekatan epistemologis membahas dasar…
Menafsirkan al-Qur’an bukanlah hal yang mudah, karena al-Qur’an adalah kalam Allah, menafsirkan al-Qur’an berarti bicara tentang apa yang dimaksudkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya. Sahabat-sahabat Nabi sangatlah hati-hati dalam menafsirkan al-Qur’an. Sahabat Abu Bakr Ash-Shiddiq sampai menyatakan “di langit mana saya harus berlindung, dan di bumi mana saya harus berpijak, bila aku m…