Bibliografi: hlm. 157-158 Indeks: hlm. 159-161
Bibliografi: hlm. 223-227 Thagut, secara bahasa bisa setan, dukun, tandingan selain Allah, mempercayai selain-Nya. Faktanya, oleh sebagian kelompok masyarakat, thagut dimaknai secara sempit sebagai orang atau kelompok yang tidak sepaham dengan mereka, lalu dijustifikasi sebagai kafir, dan untuk itu pantas diperangi. Bagi kelompok ini, pemerintah, TNI, Polisi, dan aparat negara lainnya hingga…
Judul dicover: Al-Maqshadu As-Saniyyu fi Tafsiri Ayatil Kursi, Al-Minhal Al-Qudsiyyu fi Fadha'ili Ayatil Kursi Dalam buku ini membahas sebelum menuntun kita agar menemukan keajaiban ayat Kursi, Syaikh Ahmad Ay-Syarqawi. Untuk mengajak kita mengarungi luasnya makna kandungan ayat ini terlebih dahulu. Dengan demikian, kita pun tak akan terjebak dalam filosofi memegang senjata tanpa amunisi.
Judul asli: mukhalafat nisa'iyyah, 100 mukhalafah taqa'u fihal katsir minam nisa' bi adillatiha asy-syar'iyyah
Bibliografi: hlm. 459-464 Indeks: hlm. 465-473 Buku ini mencoba mengulas beberapa ayat Al-Qur'an yang berhubungan dengan masalah politik. Buku ini penting untuk kita simak dan renungkan.
Bibliografi: hlm. 135-142 Indeks: hlm. 143-146 Inilah sebuah karya akademis yang mereview metode penafsiran Al-Qur'an dua kitab Tafsir terkemuka; Al-Manar, karya kolaborasi Syekh Muhamad Abduh dan Sayyid Muhammad Rasyid Ridha, dan Al-Azhar karya Buya Hamka. Keduanya kemudian dikaitkan dengan sebuah metode penafsiran yang berkembang dalam tradisi filsafat, yakni hermeneutika. Metode ini meng…