Di dalam buku ini tersaji potongan perjalanan hidup dan nasihat-nasihat pilihan dari dua sosok ulama yang kehadirannya meninggalkan jejak mendalam di hati umat. Melalui buku ini, pembaca diajak menumbuhkan dan memperdalam rasa cinta kepada Allah Swt., Nabi Muhammad Saw., para wali, dan orang-orang saleh, sekaligus belajar menjalani kehidupan agar terasa lebih ringan, tenang, dan bahagia melalui…
Buku yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemah kitab Bidayatul Mutafaqqih. Buku Ini merupakan ringkasan fikih yang ditulis oleh Syaikh Wahid bin Abdussalam Bali. Buku ini membahas tema-tema fikih mulai dari kitab thaharah, shalat, jenazah, zakat, shiyam, i'ikaf, haji, jihad, jual beli, hajr, syarikah, dan seterusnya ampai kitab Al-Iqrâr. Bab-babnya diurutkan sesuai urutan bab dalam kitab…
Dalam buku ini terdapat kisah-kisah nyata yang dapat terjadi pada setiap orang. Ada kisah seorang ibu yang terpaksa merelakan anaknya di poligami, seorang anak yang memergoki ibunya berselingkuh, ada seorang istri yang ditinggal menikah lagi oleh suaminya ketika si istri sekarat. Allah mendengar jeritan mereka, lalu la datang dan membasuh jeritan tangis mereka, Allah mengganti derita dengan keb…
Shalat Tahajud yang akan dibahas pada buku ini terbilang sangat luar biasa. Manfaatnya pun langsung bisa dirasakan oleh semua kalangan pelajar dari berbagai Lembaga Pendidikan. Shalat Tahajud yang diajarkan dalam buku ini lebih ditekankan pada barakahnya (baca:manfaat) untuk kecerdasan akademik, sehingga metodenya pun berbeda dengan shalat Tahajud yang setiap malamnya anda kerjakan, agar kecerd…
Buku ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya yang berjudul Mahasin Al-Islam Wa Syara'i Al-Islam. Berisi penjelasan mengenai keimanan, fikih ibadah rukun Islam, nikah, sumpah dan transaksi, hingga wasiat dan permasalahan Islam lainnya.
Ciri dan tanda orang saleh adalah mereka punya hati dan merasa tidak punya apa-apa. Pangkat dan kemuliaan itu semua hanya milik Allah, sedangkan orang gila terhadap dunia akan merasa bahwa pangkat kepunyaannya, kemuliaan kepunyaannya, seakan-akan karena kerasnya sendiri ia mendapatkannya. Itulah ciri tanda orang yang bodoh waalupun dia kaya dan berpangkat di dunia.
Ibnu al-Jauzi (w. 597 H)—sejarawan, pendakwah, pakar tata bahasa dan tafsir, ahli fiqih dan hadis—berpesan: “Membaca fiqih dan mendengarkan hadis tak cukup untuk memperbaiki hati. Padukanlah dengan membaca nasihat yang melunakkan hati serta mempelajari perjalanan hidup salafus saleh.” Alhamdulillah, buku ini hadir menyuguhkan senarai kisah dan petuah ulama salaf yang ditenun dari liter…