Studi historiografi menunjukkan, paling tidak ada lima hal penting yang mengendalikan perjalanan sejarah: (1) para S dewa; (2) rencana besar Tuhan; (3) gagasan besar yang pernah dilahirkan anak manusia; (4) para tokoh besar, serta (5) keadaan sosial dan ekonomi. Dua dari lima pengendali sejarah itu jelas berkaitan dengan sosok individu. Kaitan ini yang menjadikan studi tokoh dalam perjalanan…
Ketika dicari hubungan pemerintahan dengan agama maka ada empat golongan, yaitu pemerintah yang bernuansa agama, pemerintah yang anti agama, pemerintah yang sekuler dan pemerintahan agama, bukan berarti kepala negara adalah anak tuhan, tetapi menjadikan tokoh agama menjadi kepala negara seperti di Iran dan Vatikan. Untuk membicarakan Negara dan Agama maka kita harus memulai dari Sejarah negara …
Masalah gender dan patriarki tidak hanya terdapat masalah pada bidang politik, hukum, HAM ataupun agama juga bisa dikaitkan dengan persoalan lain seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya. Buku ini menarik untuk dibaca bagi pemerhati politik, hukum, HAM dan agama.
http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32083
Kemampuan apresiasi sastra dibentuk oleh pemahaman sejumlah prinsip dasar, bentuk pendekatan, maupun strategi apresiasi sastra itu sendiri. Dalam buku ini, penulis membahas butir-butir masalah tersebut khusus dikaitkan dengan masalah apresiasi prosa fiksi, secara lugas tetapi lengkap. Pangkal tolak kajian yang bertumpu pada pendekatan intrinsik, dan ekstrinsik dalam analisis sastra, menjadikan …
Judul asli: Religion and social ethos in Indonesia
Buku ini berbicara tentang bagaimana seharusnya beragama, berbudi pekerti, dan bertoleransi dihubungkan dengan nilai-nilai moderasi yang berkembang dewasa ini, sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. dan diteladani oleh para pendiri bangsa kita dengan menyepakati dasar negara Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika yang memandu kehidupan berbangsa dan bernegara. Buku i…
Tulisan ini adalah sebuah terjemahan dari Kitab "Ma laa yaju-zu fi-hil khilaafu bainal Muslimi-n" (Hal-hal yang tidak boleh diperselisihkan di kalangan Ummat Islam). Pada garis besarnya, kitab tersebut memuat tiga pembahasan, yang pertama bidang ibadah, kedua bidang pendapat-pendapat, dan ketiga mas'alah 'aqidah.